assalamu’alaikum semuaa..

kali ini aku mau berbagi sesuatu,,
tentang ayat Allah yang kubaca hari ini dan entah kenapa terasa mengena sekali..

ayat ini ada di surat Qaf, surat ke 50, ayat 16-35.

kita lihat sama-sama ya maknanya..
yuukkk..^^

16. dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.

lihat teman, Allahlah, pencipta kita, dan dialah sang Maha Tahu baik apa yang kita tunjukkan, dan juga yang kita berusaha sembunyikan.. Dia mengetahui segala apa yang ada dalam diri kita.. kamu sedih, Dialah yang paling tahu, kamu senang, Dia juga yang paling paham..

dan Dia itu dekat, amat dekat, jadi, kenapa kita bersusah payah memikirkan ini itu, mencemaskan ini itu, dan meminta tolong ke sana kemari, padahal kita punya Allah yang dekatnya bahkan lebih dekat dari urat leher sendiri?? hmm,,,baiklah kawan, ayo mulai sekarang, kalau ada apa-apa, Allah-lah yang harus menjadi tempat pengaduan yang pertama.setuju???

17. (yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri.

agak merinding juga membaca bagian ini. teman, dari kecil mungkin kita sudah tahu akan hal ini. perihal duo malaikat ini, tapi adakah kita benar-benar merasa aware? ataukah kewaspadaan kita jauh dibawah rasa takut ketahuan mencontek saat ujian?? masyaAllah..duo malaikat ini tidak akan pernah lengah, barang sedetik pun ku kira..jadi, mulai sekarang kita harus waspada..jangan sampai dia yang dikiri amat rajin membalik kertas catatannya karena sudah penuh akan dosa dan keburukan kita..naudzubillah..

18.Tiada suatu ucapanpun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.

wewww..mengerikan sekali.. apapun yang kita ucapkan, tidak peduli berapa huruf, akan dicatat dan harus kita pertanggung jawabkan nanti, pada hari dimana semua rahasia dibuka..

19.Dan datanglah sakaratul maut yang sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari dari padanya.
20.Dan ditiuplah sangkakala. Itulah hari terlaksananya ancaman.

maut, kawan, mautt.. dikatakan oleh Allah,” yang kamu selalu lari dari padanya”..oya? benarkah kita lari? hmm, menurutku ini benar sekali. kita terlalu cinta pada dunia, terlalu takut meninggalkan nikmatnya.. sampai-sampai takut mati, dan kau tahu? bagi mereka yang beriman, maut adalah kerinduan.. karena dengan inilah mereka bisa menemui Rabb nya..aaaaah..masih jauh sekali mungkin kita dari merindukan kematian.. jangankan rindu, memikirkan saja kita malas, apalagi menyiapkan bekal.. astaghfirullah..

21.Dan datanglah tiap-tiap diri, bersama dengan dia seorang malaikat, penggiring dan seorang malaikat penyaksi.
22.Sesungguhnya kamu berada dalam keadaan lalai dari (hal) ini, maka Kami singkapkan daripadamu tutup (yang menutupi) matamu, maka penglihatanmu pada hari itu sangat tajam.
23.Dan yang menyertai dia berkata: `Inilah (catatan amalnya) yang tersedia pada sisiku`.

aahh, yang ini tidak usah diceritakan lagi ya, membayangkannya saja aku sudah lemas.. coba pikirkan. semua catatan kita, aib kita, akan dibeberkan.. didepan semua orang.

akan ketahuan dosa2ku pada ibu, keluh kesahku terhadapnya, kata-kata kasarku, kebohonganku..

akan terungkap dosaku pada ayah, yang sampai saat ini dia bahkan belum tahu..

akan ketahuan juga kebusukan hati dan pikirku, perasaan iri pada teman baikku, ghibah yang pernah kubuat, fitnah yang kupercaya, cemoohan yang menyakiti hati orang lain..fyuuh,,membayangkannya saja sudah capek..

bagaimana ini kawan?? malu aku malu,,hiks..

24.Allah berfirman: `Lemparkanlah olehmu berdua ke dalam neraka semua orang yang sangat ingkar dan keras kepala,
25.yang sangat enggan melakukan kebajikan, melanggar batas lagi ragu-ragu,
26.yang menyembah sembahan yang lain beserta Allah maka lemparkanlah dia ke dalam siksaan yang sangat`.

nah lhoo..
apakah kita orang yang ingkar lagi keras kepala? enggan melakukan kebajikan? melanggar batas?? ragu ragu akan kuasaNya?? menduakan posisinya sebagai sembahan satu-satunya yang layak disembah?

pikirkanlah.. dari 6 yang ditanyakan ALLAH pada kita di 3 ayat ini, aku dengan sedih dan malu menjawab “ya”..aku lah makhluk yang zalim seperti itu..ampuni aku Allah ku..

aku ingkar. Allah bilang begini aku berpikir begitu.

aku keras kepala. sudah banyak periingatanNya di alquran, sudah diberikan tuntunan tauladan terbaik baginda Rasulallaah.. tetap saja aku keras kepala..bahkan hati juga mengeras seperti batu.

enggan melakukan kebajikan? aku juga begitu Allaah.. sulit sekali menguatkan diri untuk bersusah payah membantu orang lain. susah rasanya disuruh bersedekah. enakan jajan..gawaaatttt..

melanggar batas lagi ragu-ragu? hmm,, yang ini mutlak benar. aku tidak mau memberi alasan Allaah. Kaulah yang Maha Tahu..

eitss,, apakah ucapanku tadi diterima? tidak semudah itu sepertinya memberikan pertanggungjawaban.. kepala sekolah aja marah kalo alasanku gak bermutu..gak valid..lah ini?? wadduuuhh

menduakan posisinya? ini juga.. hikss.. aku terlalu cinta pada dunia, terlalu cinta sama internet, sama TV, lalai menyambut panggilannya. lalai memenuhi perintahnya..ampuni aku Allaah..:(

sepertinya aku layak dilemparkan kedalam neraka..semoga tidaak..belum terlambat untuk memperbaiki diri..amiin

27. Yang menyertai dia berkata (pula): `Ya Rabb kami, aku tidak menyesatkannya tetapi dialah yang berada dalam kesesatan yang jauh`.
28 Allah berfirman: `Janganlah Kamu bertengkar di hadapan-Ku, padahal sesungguhnya Aku dahulu telah memberikan ancaman kepadamu`.
29 Keputusan di sisi-Ku tidak dapat diubah dan Aku sekali-kali tidak menganiaya hamba-hamba-Ku.

kalian lihat? Allah sudah tahu, kita pasti akan memberi sejuta alasan nanti. alasan apa saja termasuk menyalahkan orang lain, seperti yang mungkin biasa kita lakukan di dunia.. tapi teman, apa yang sudah diputuskanNya..itulah yang adil.. karena Allah-lah hakim yang paling adil dan Dialah sebaik-baik pembuat keputusan..

siksaan seperti dilemparkan ke neraka itu bukan karena Allah zalim, tapi kitalah yang paling zalim. bagaimana tidak, guru saja punya hak menjewer telinga kita kalo kita malas bikin PR. bagaimana dengan Allah? pencipta kita? Raja kita? dan kita ini hanyalah hamba..selemah-lemahnya kedudukan di hadapanNya..

30 (Dan ingatlah akan) hari (yang pada hari itu) Kami bertanya kepada jahannam: `Apakah kamu sudah penuh` Dia menjawab: `Masih adakah tambahan`

teman, kapasitas neraka ternyata banyak..gawaaaaaaaaaaaaatttttttttttt e_+

31 Dan didekatkanlah surga itu kepada orang-orang yang bertaqwa pada tempat yang tiada jauh (dari mereka).

32 Inilah yang dijanjikan kepadamu, (yaitu) pada setiap hamba yang selalu kembali (kepada Allah) lagi memelihara (semua peraturan-peraturan-Nya).
33 (Yaitu) orang yang takut kepada Rabb Yang Maha Pemurah sedang Dia tidak kelihatan (olehnya) dan dia datang dengan hati yang bertaubat,`
34 masukilah surga itu dengan aman, itulah hari kekekalan.
35 Mereka di dalamnya memperoleh apa yang mereka kehendaki; dan pada sisi Kami adalah tambahannya.

aah, Allah memang selalu menenangkan..setelah tadi kita diperingatkan kerasnya azab, Dia memperlihatkan kepada kita sifat Maha Pengasih dan PenyayangNya.. jika kita mau kembali ke jalanNya, bertaubat sungguh-sungguh, dan memperbaiki diri, maka surga juga hak kita kawan..

baiklah…

capek juga ya ternyata,,
ahh, coba kita baca lagi kawan,
alQuran yang mungkin sudah lama tak kita buka..
mungkin sudah berdebu di atas lemari buku..

ayo kita pelajari..bahasa Allah yang teramat indah..
dan dalam sekali maknanya..

amat banyak peringatan dan kabar gembira dari Allah untuk kita disana,, dan kalo kita mau, dan rajin mempelajarinya..subhanallah..niscaya makin bertambah keimanan kita..itu janji Allaah..

yuk, lebih mencintai AlQuran..mau??

sekian.
semoga bermanfaat..
wallahu a’lam bhis-showwab..

assalamu’alaikum..

😛