Data Buku
Judul :Like Father Like Son
Penulis :Mohamad Zaka Al Farisi
Penerbit :MQ Gress
Tempat/tahun terbit :Bandung, April 2007
Tebal :272+xiii halaman

Resume

Buku ini bisa diibaratkan sebagai chicken soup islami, isinya adalah berbagai kisah, yang sarat hikmah tentu saja, yang ditulis dengan bahasa sederhana, mudah dipahami, ringan dan menarik. Kisah-kisah dalam buku ini terutama terdiri atas dua tema, yaitu akidah dan akhlak. Salah satu kisah dalam buku ini adalah mengenai setan gemuk dan setan kurus.

“Teman, mengapa tubuhmu kurus dan dekil begitu?”Tanya setan gemuk dengan nada heran.

“Aku tidak bisa makan dan minum, tidur juga tidak nyenyak. Para penghuni rumah selalu ingat kepada Allah. Saaat makan mereka membaca doa. Saat masuk rumah, mereka selalu mengucap salam. Demikian pula saat tidur, mandi, berpakaian, dan sebagainya. Mereka tidak lupa membaca doa. Itu sebabnya aku tidak bisa makan, tidak bisa masuk rumah dan tidak bisa beristirahat. Terus, bagaimana engkau bisa sehat dan gemuk seperti itu?”

“Aku serba enak. Makan kenyang, tidur nyenyak, dan pakaian juga nyaman karena penghuni rumah jarang ingat kepada Allah”kata setan gemuk.

Cuplikan tersebut menyiratkan suatu bahan renungan, pelajaran, dan teladan bagi kita. Itulah yang hendak diketengahkan oleh penulis dalam buku ini. Bahwa dengan bercerita melalui kisah, mungkin pesan yang ingin disampaikan akan lebih mudah diserap. Salah satu sebabnya boleh jadi karena kisah tidak terkesan menggurui. Kalimat-kalimatnya mengalir, membuat kita betah, dan pesan-pesan yang terkandung akan akan gampang kita ingat.

kisah lainnya misalnya mengenai debat seorang ulama dengan ilmuwan kafir, dimana ulama tersebut bisa menjawab telak pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh si ilmuwan mengenai adanya Allah. Begitu juga dengan Like father like son yang dijadikan judul buku ini yang juga memberikan bahan renungan yang tidak kalah pentingnya.

Diberi judul “Like Father Like Son”, buku ini menyuguhkan semacam “penghangat jiwa”. Berbagai kisah menarik penuh hikmah dan sarat moral untuk kita mulai dari zaman kenabian dan khalifah yang terdapat di dalamnya dapat kita jadikan teladan, pelajaran , renungan, dan pedoman terutama dalam berprilaku sehari-hari.

Ada kisah mengenai kebaikan, kesabaran, ketulusan , dan kejujuran di dalamnya. Ada juga kisah mengenai perlawanan, penghianatan, dan kehancuran. Namun, pada akhirnya sebuah kisah hanyalah untaian kata-kata, bahkan mungkin tanpa makna apa-apa. Oleh karena itu, hal terpenting adalah bagaimana menyerap nilai-nilai yang dipesankan dalam sebuah kisah dan kemudian mengamalkannya.

ini salah satu buku favoritku. enak dan ringan dibaca. selamat baca..:)