sepi.
sendiri.

ah, hati.
kenapa tak bisa bergembira?
toh rasa ini tergantung kamu.

sepi.
benar-benar sepi.
walau banyak suara.
walau ada banyak mata.

ah, hati.
kenapa tak bisa bersorak?
jangan kau ikat rapat sepimu.

ah hati,
aku paham kita kesepian.
lalu bagaimana?

coba berdamai sajalah.
sekarang memang sudah begini.
dari dulu pun juga begini.
belum terbiasakah kamu?

ah, hati.
sungguh aku tak bisa lagi membahagiakanmu.

ah, hati.
sungguh aku tergantung kamu.

tolong, bunuhlah rasa sepi ini.
siapapun, tolonglah.
karena hati ku sepi..
_______________________________

maaf,
lagi gak jelas😦