ayah, di kelam ini, tidak banyak yang ingin kukatakan
tapi rasa rindu ini, sungguh tak bisa lagi kutahan
tak bisa aku menampakkannya di wajahku, karena aku tak ingin mereka, atau bahkan ibu, tahu apa yang kurasa
entahlah, ayah..bagaimana aku melampiaskannya?

ayah, kapan bisa bertemu??
maksudku, benar-benar bertemu. bukan sekedar mendengar suaramu dalam kebisingan atau melihatmu dalam mimpi-mimpiku kala malam telah tiba.

ayah, seperti apa rupamu sekarang?
apa rambutmu makin memutih?
ayah, seperti apa kau disana?
apa kau lelah? atau bahagiakah?

ayah, maaf.
pasti belum cukup doa-doa yang kupanjatkan untukmu
betapa banyaknya surat-surat rahasia yang kutulis, tak akan pernah cukup untuk mengungkapkan dalamnya cintaku padamu

oh ayah, kapan bisa bertemu??
tidak peduli seperti apa kau sekarang, karena sungguh, rindu ini tak bisa lagi kutahan..

– oh Allah, Engkau Maha Mendengar.. –