saya terhenyak.

barusan saya sedang membaca-baca tulisan beberapa teman, teman yang saya kenal..dan juga yang saya tidak kenal..banyak sekali inspirasi, banyak sekali yang membuat saya iri..amalan mereka, ilmu mereka..pembuktian mereka..

aduh. nafas saya sesak. lalu saya merenung-renung, lalu saya membanding-bandingkan..lalu membiarkan otak saya yang belum banyak dipakai ini berkelana begitu jauhnya..lalu beberapa saat kemudian saya suruh dia kembali ke alam sadar saya.

saya tercekat.

jantung ini berdetak hampir 20 tahun sudah, dan saya belum menjadi apa-apa.

semakin terasa..belum menjadi apapun jua..

rasanya stagnan, tanpa perbaikan..atau mungkin makin memburuk?

bagaimana ibadah harianku?

bagaimana hafalanku?

bagaimana amalku?

bagaimana akhlakku?

bagaimana sedekahku?

bagaimana..? bagaimana? bagaimana?

maka bersegera saya mengambil agenda dan pulpen, lalu lincah menuliskan kata-kata..rencana..mimpi..dan langkah pertama..

SAYA HARUS BERUBAH.

SAYA HARUS BERUBAH.

SAYA HARUS BERUBAH.

waktu itu berlalu sedemikian cepatnya, saya harus segera bergegas..kalau tidak ingin terlibas.

teringat perkataan ibnu mas’ud..

“tidak ada yang lebih aku sesali daripada penyesalanku terhadap hari dimana ketika matahari tenggelam, saat umurku berkurang tetapi amalku tidak bertambah.”

Baiklah, Allaah, saksikanlah..

saatnya pembuktian ^^

“wahai anak Adam, sesungguhnya kamu adalah kumpulan dari hari-hari. Jika berlalu satu hari berlalu juga satu bagian dari dirimu.”

Al Hasan Al Bashri