* Bahkan, ketika dia masih berusaha menguatkanmu, disaat seharusnya dia yang sedang butuh dikuatkan..kurasa itulah makna ukhuwah yang sesungguhnya..
-serpihan satu. oh, Allah, kuatkanlah dia-

* padahal terkadang, kamu melupakan. bukan dengan sengaja, tapi akuilah, memang kamu sedang melupakan😦
-serpihan dua. Allah, siapapun ini, maafkanlah-

* hari ini, perkataanmu terdengar penuh cinta, seakan benarlah, kau mencintai saudaramu lebih dari cintamu pada dirimu. esok hari, sepotong kata yang keluar dari mulutmu ternyata menyakitkan hati. ah, ternyata benarlah, tidak ada yang benar-benar pasti.
-serpihan tiga. aku setuju!-

* semoga Allah selalu menjagamu, seperti inginnya kamu menjagaku🙂 meski kadang tak sampai, tapi aku tau, namaku ada dalam doa-doa mu kan??🙂
-serpihan empat. semoga!-

-maaf, sangat random. hanya sedang ingin menyelami makna ukhuwah yang hobi kita dengung-dengungkan. semoga, tidak hanya di bibir ia terucap, tapi terukir, dalam di hati kita –