Posts from the ‘serba-serbi’ Category

Ada Apa Dengan Hujan?

Akhir-akhir ini, jakarta doyan hujan. pagi siang sore malam, hujan menjadi biasa. saya sih suka..suka banget malah. hujan itu berkah. hujan itu kenikmatan. hadiah dari Allah. so, jangan ngeluh kalo dikasih hujan yaa 😉

Tapi, bener sih, jemuran jadi susah keringnya..hehe alhasil jadi rada males nyuci hwehweee..ditumpuk-tumpuk sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit..hayaaaahhhh kalo udah numpuk begini baru deh berasa nyeselnya 😳 langsung deh ngebayangin kalo tumpukan cucian itu jadi tumpukan duit, enak kali yah 😛

Enaknya lagi, udara jadi dingin, sejuk, dan nyaman banget. Ngapa-ngapain jadi enak hehe 🙂 walaupun aktivitas keluar sedikit terhambat karena mesti basah-basahan, tiada mengaaapaaa hehe

Pokoknya, saya suka hujan. saya suka pake payung. suka denger rintiknya. suka bau tanah sehabis hujan. suka dinginnya. suka memandangi bulir-bulir air yang jatuh di kaca. damai dan romantis gituu hehehe 🙄

cuma 2 yang bikin saya sedikit gimanaa gitu sama si hujan. pertama, kaos kaki yang basah, kotor, dan ga enak dipake kalo lagi jalan di tengah hujan. pengennya kalo lagi hujan jalannya pake sepatu boat aja kali yah. mau sih, tapi ntar dikira mau gali sumur *loh? apa hubungannya?? hehe!

dan yang kedua, tentu saja, jemuran yang abadi bertengger..bertumpuk tak rapi hingga batas waktu yang tidak ditentukan hahaha 😆

Daaan..tahukah kamu, ternyata dibalik semua keindahan tentang hujan ada beberapa fakta unik tentang hujan yang mungkin belum kita ketahui. Yuuuk kita jabarkan keunikan tersebut :

1. Rata-rata kecepatan jatuhnya air hujan hanyalah 8-10 km/jam.

2. Air jatuh ke bumi dengan kecepatan yang rendah karena titik hujan memiliki bentuk khusus yang meningkatkan efek gesekan atmosfer dan membantu hujan turun ke bumi dengan kecepatan yang lebih rendah. Andaikan bentuk titik hujan berbeda, atau andaikan atmosfer tidak memiliki sifat gesekan (bayangkan jika hujan terjadi seperti gelembung air yang besar yang turun dari langit), bumi akan menghadapi kehancuran setiap turun hujan 😛

3. Ketinggian minimum awan hujan adalah 1.200 meter.

4. Efek yang ditimbulkan oleh satu tetes air hujan yang jatuh dari ketinggian tersebut sama dengan benda seberat 1 kg yang jatuh dari ketinggian 15 cm.

5. Awan hujan pun dapat ditemui pada ketinggian 10.000 meter.

6. Dalam satu detik, kira-kira 16 juta ton air menguap dari bumi.

7. Jumlah ini sama dengan jumlah air yang turun ke bumi dalam satu detik. Dalam satu tahun, diperkirakan jumlah ini akan mencapai 505×1012 ton. Air terus berputar dalam daur yang seimbang berdasarkan “takaran”.

8. Butiran air hujan berubah bentuk ratusan kali tiap detik. *wooowww 😀

9. Kalau butiran air hujan itu dibekukan akan membentuk keping kristal yg indah, tidak seperti air biasa yang di bekukan di freezer/kul_kas

10. Setelah hujan turun, tanah, ilalang, rerumputan akan mengeluarkan bau wangi yg khas, senyawa ini dinamakan ‘petrichor’. * hoooo ternyata namanya PETRICHOR.. kamu tau kan baunya kayak apa?? coba deh, sekali-kali kalo habis hujan, tengok rerumputan di luar, tarik napas dalam, and say “alhamdulillaah” 😀

11. Dan fakta paling misterius dan mengejutkan ilmuan. Hujan memiliki kemampuan untuk menghipnotis manusia untuk me-resonansi-kan ingatan masa lalu. Dan tanpa bisa mendapatkan bukti ilmiah, para ilmuan hanya bisa menyimpulkan “Di dalam hujan, ada lagu yang hanya bisa didengar oleh mereka yg rindu”. Dan pada titik ini, para ilmuan meyakini bahwa manusia biasanya mendapatkan inspirasi. *totally right!! 🙂

“Dialah Allah Yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendakiNya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya; maka, apabila hujan itu turun mengenai hamba-hambaNya yang dikehendakiNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira” (Al Qur’an, 30:48)

Dibawah ini, banyak gambar2 tentang hujan..hasil menjelajah blog seorang pecinta hujan disini perhatiin deh, damai kan??? 😀

i love walking in the rain, cause no one knows i'm crying 🙂

..if u want a rainbow, u gotta put up with the rain..


“maka, apabila hujan itu turun mengenai hamba-hambaNya yang dikehendakiNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira…”

*fakta ttg keunikan hujannya hasil kopas notes FB seorang kk kelas, jazaakAllahu khairan k!

Begitulah Senantiasa

Begitulah senantiasa.

Segala keputusasaan, segala kepasrahan, menyeruak dari persembunyian.

Entah dimana ia berdiam dulu

Awalnya mengintip malu-malu.

Lalu sekarang tegak berdiri dengan sombongnya.

Begitulah senantiasa.

Sudah lama saya mencoba bertahan..

Memaksakan diri, ber-sugesti bahwa esok akan selalu baru

Tapi pemikiran-pemikiran itu..berkelebat di kepala sepanjang waktu

Begitulah senantiasa.

Hari-hari ini, otak saya seperti terprogram untuk berpikir seandainya..seandainya..dan seandainya…

Saya sudah terlalu merindukan damai yang nyata

Dan hari-hari ini,

Keputusaasaan dan kepasrahan itu, menggeliat, menyeringai, lalu bersemayam semakin dalam..

Begitulah senantiasa.

Buat Ning…

BUAT NING

Sapardi Djoko Damono

pasti datangkah semua yang ditunggu
detik-detik berjajar pada mistar yang panjang
barangkali tanpa salam terlebih dahulu..

januari mengeras di tembok itu juga
lalu desember…
musim pun masak sebelum menyala cakrawala
tiba-tiba kita bergegas pada jemputan itu..

tiba-tiba kita bergegas pada jemputan itu...

tiba-tiba kita bergegas pada jemputan itu..

Jilbab: Pakaian Modern Berkarakter Positif

oleh Ria Fariana

taken from :www.voa-islam.com

Satu kali, sebuah situs tentang cewek memberikan tips bagaimana caranya tampil PD dengan tank top meskipun lengan tangan besar. Saya pun merespon bahwa berpakaian menutup aurat (kerudung plus jilbab) adalah solusi cerdas bagi cewek tanpa harus meributkan ukuran lengan. Kelanjutannya adalah masing-masing bertahan pada pendapatnya. Situs tersebut menyatakan bahwa kita harus menghargai pilihan orang dalam memilih pakaian. Saya pun tidak keberatan karena pendapat tentang kerudung dan jilbab itu juga pendapat pribadi sebagai seorang perempuan.

Sobat muslimah, dari sedikit uraian di atas terlihat bahwa ada sebuah ketidakpedulian di kalangan kita. Ketika kita mengatakan bahwa solusi berpakaian seorang perempuan adalah dengan jilbab dan kerudung, seolah-olah kita dituding tidak menghargai gaya berbusana orang lain. Padahal, seringkali mereka yang tidak menutup aurat itulah yang tidak menghargai busana muslimah dengan jilbab dan kerudungnya.

Kamu masih ingat kan kasus jilbab sekitar tahun 90-an? Kalau gak ingat, boleh kok tanya ke ortu, kakak atau tante kamu. Saat itu muslimah berjilbab diusir dari kelas sekolah negeri karena mempertahankan diri untuk menutup auratnya. Okelah, itu tahun jadul (jaman dulu). Kasus yang baru-baru saja terjadi adalah presenter salah satu TV swasta bernama Sandrina Malakiano. Presenter yang akhirnya memutuskan menutup aurat dengan busana muslimah ini dilarang tampil di depan layar TV lagi dengan berbagai dalih.

Jadi, dari contoh dua kasus di atas bisa terlihat sebetulnya siapa yang tidak menghargai siapa. Apabila seseorang mengakui dirinya sebagai muslimah, maka sudah ada aturan khusus tentang tata cara berpakaiannya. Jadi tidak bisa semau gue atas nama kebebasan memilih atau bahkan memakai dalih HAM.

Cara berbusana cewek modern

Sobat muslimah, banyak orang salah mengira kalau modern itu adalah berpakaian yang mengumbar aurat. Tank top, rok mini, you can see (everything?), bahkan pusar pun diobral adalah gaya berbusana cewek modern. Orang yang berpendapat begini pasti sedang mabok. Coba deh kamu perhatikan film kartun Flinstone yang settingnya adalah zaman batu. Atau mungkin film Robin Hood dan Xena yang settingnya adalah zaman kuno abad pertengahan. Baju yang dipakai di sana sangat minim, hampir semua aurat terutama pemeran cewek diobral semua.

…banyak orang salah mengira kalau modern itu adalah berpakaian yang mengumbar aurat: tank top, rok mini, you can see (everything?), bahkan pusar pun diobral adalah gaya berbusana cewek modern. Orang yang berpendapat begini pasti sedang mabok…

Trus, gimana donk dengan beberapa suku di Indonesia yang pakaian tradisionalnya adalah koteka semisal suku Asmat? Coba deh kamu lihat, bagaimana kehidupan dan tingkat berpikir suku tersebut. Seharusnya menjadi tugas bersama untuk membina suku-suku pedalaman yang masih awam terhadap Islam dan hukum menutup aurat. Bukan malah dijadikan tontonan dengan alasan melestarikan budaya bangsa. Kasihan mereka. Bayangkan bila kamu yang di posisi mereka berpakaian minim kemudian menjadi bahan tontonan. Pasti rasanya tak nyaman.

Tak ada orang yang bilang kalo mereka hidup di zaman modern. Yang ada adalah mereka hidup di zaman batu, kuno, jadul dan yang utama jahiliyah alias bodoh. Yang namanya modern adalah ketika manusia itu jelas bedanya dengan binatang yaitu ketika akalnya dimanfaatkan secara sempurna. Akal inilah yang menuntun manusia untuk mempunyai malu dan iman. Jika malu dan iman ada maka otomatis manusia akan memilih busana yang menutup aurat sebagai gaya berbusananya.

Hal ini pas banget dengan apa yang diperintahkan oleh Allah dalam QS. An-Nur: 31 dan Al-Ahzab: 59 bahwa kerudung dan jilbab adalah pakaian muslimah bila mereka keluar rumah. Rasional dan masuk akal, itulah ciri-ciri Islam. Termasuk juga dalam mengatur cara berbusana perempuan, Islam jauh lebih modern daripada agama ataupun ideology mana pun di dunia ini. Ini karena memang Islam diturunkan oleh yang Mahamenciptakan manusia sendiri, jadi Ia pula yang berhak mengaturnya pula.

Di atas semua itu, modern atau tidaknya seseorang bisa dilihat dari pola pikirnya. Pola pikir inilah yang akan menentukan pola sikap dia termasuk dalam hal memilih pakaian. Jadi meskipun gelar selangit, rumah di kawasan elit, mobil keluaran terbaru tapi memakai rok mini dan tank top, sudah langsung bisa dilihat kualitas pola pikirnya. Semua materi duniawi yang disebutkan tersebut cuma aksesoris saja, tidak menyentuh intinya.

Jilbab, pakaian modern

Gals, jilbab itu pakaian perempuan modern dan beradab. Dari busana ini pula, terlihat identitas seseorang apakah ia muslimah atau bukan. Jilbab adalah pakaian takwa yang merupakan bukti tunduknya seorang hamba kepada penciptanya. Siapa saja yang memperolok pakaian takwa ini, itu artinya ia juga memperolok Sang Pencipta yang menurunkan aturan tersebut. Naudzubillah.

…jilbab itu pakaian perempuan modern dan beradab. Dari busana ini pula terlihat identitas apakah ia muslimah atau bukan. Jilbab adalah pakaian takwa…

Tak jarang muslimah berjilbab mendapat cobaan berupa suara-suara miring semisal disebut ‘sok alim-lah’, ‘sok suci’, dan berbagai sebutan lainnya. Biar saja, Non. Daripada juga menjadi orang yang sok kafir dan menjadi pembangkang perintah Allah, itu jauh lebih buruh dan hina untuk dilakukan. Cuekkin saja komentar-komentar tak penting seperti itu.

Sedangkan bagi kamu yang masih belum berkerudung (apalagi belum berjilbab) karena satu dan lain hal, mulai saat ini niatkan dirimu untuk berubah. Kamu tak akan pernah tahu kapan tibanya sang ajal. Gak usah menunggu berjilbab ketika sudah menikah. Atau bahkan ada juga yang bernazar untuk berjilbab ketika keterima di perguruan tinggi negeri (PTN). Lalu apabila tidak keterima di PTN, kewajibab berjilbab tersebut bisa gugur? Tentu saja tidak.

Yang namanya wajib ya wajib saja hukumnya, tidak usah menunggu persyaratan tertentu semisal kalau keterima di PTN. Bila pun misalnya cewek itu ketrima di PTN, maka itu artinya niatnya tidak karena Allah, tapi karena sekadar memenuhi nazar saja. Bukannya tidak mungkin, dia berjilbabnya juga setengah hati karena salahnya niat sedari awal. Di tengah jalan, ia akhirnya membuka jilbabnya dan kembali umbar aurat sebagaimana orang-orang kafir bersikap.

Sobat muslim, berjilbab itu indah. Tapi bukan karena lantas terlihat indah ini kita mau berjilbab. Betapa banyak perempuan berjilbab karena setelah mematut diri di depan cermin, mereka merasa lebih cantik. Jadi ketika berjilbab membuat dirinya tidak terlihat cantik, maka orang semacam ini tidak akan mau berjilbab. Banyak sekali ungkapan yang menyatakan enggan berjilbab karena pakaian tersebut hanya akan membuat dirinya terlihat gemuk dan tidak menarik. Meskipun tahu bahwa jilbab adalah perintah Allah, mereka lebih mementingkan apa kata manusia daripada kata-kata atau firman Allah. Semoga kamu bukan tipe perempuan seperti ini.

…berjilbab itu indah. Tapi bukan karena lantas terlihat indah ini kita mau berjilbab…

Berjilbab, mutiara dalam etalase

Perempuan berjilbab ibarat mutiara indah dalam etalase. Orang yang lalu-lalang bisa melihat tanpa bisa menyentuh, apalagi menodai. Mutiara ini hanya bisa dibeli dengan harga mahal dan seizin penjualnya. Tak jarang mutiara dalam etalase ini dilengkapi dengan kunci pengaman agar terjaga kemurniannya.

Bandingkan dengan perempuan yang tidak berjilbab. Mereka ini ibarat mutiara yang diobral di kaki lima. Semua orang tidak hanya bisa melihat, tapi juga menyentuhnya. Tak jarang tangan-tangan yang menyentuh mutiara tersebut ternyata bernoda sehingga membuat si mutiara tak lagi putih cemerlang. Cacat-cela pun hinggap di permukaannya yang indah. Bila si penjual lengah, bisa jadi ada maling yang menyusup dan mencuri mutiara itu dari tempatnya berada.

…Perempuan berjilbab ibarat mutiara indah dalam etalase. Perempuan yang tidak berjilbab ibarat mutiara yang diobral di kaki lima…

Kedua perumpamaan di atas menunjukkan betapa mulia dan terjaganya perempuan muslimah yang berjilbab. Harga yang harus ditebus bagi orang yang ingin memiliki mutiara di etalase dengan kaki lima juga tak sama. Mutiara dalam etalase berharga mahal, bahkan seluruh mata uang di dunia ini tak bisa membelinya. Mutiara ini hanya bisa dibeli dengan taruhan nyawa dan pertanggungjawaban dunia akhirat. Nilainya pun dihargai Allah dengan imbalan surga.

Ya, mutiara dalam etalase adalah muslimah berjilbab yang hanya bisa disentuh oleh laki-laki beriman yang berani mengucapkan akad nikah di depan wali dan saksi. Nama Allah sebagai jaminan bahwa laki-laki ini akan menjaga si muslimah hingga kelak dipertanggungjawabkan di hadapan pengadilan-Nya. Mutiara ini terjaga kehormatan dan harga dirinya, setara dengan upayanya untuk tunduk pada aturan-Nya pula.

Mutiara kaki lima, kita semua sudah tahu bagaimana nasibnya. Di antara kedua pilihan ini, muslimah cerdas pastilah tahu harus memilih yang mana. Karena sudah sunnatullah bahwa Allah akan memasangkan wanita baik-baik dengan laki-laki yang baik pula, begitu sebaliknya (QS. An-Nur: 36). Ini adalah janji Allah. Tapi seorang muslimah salihah bukan tujuan tersebut yang menjadi incarannya. Ridha Allah adalah segalanya di atas semua tujuan.

Jadi, mulai sekarang luruskan niatmu bila sebelumnya ada niat lain mengotori keputusanmu untuk berjilbab. Oya, kalo baru sebatas bisa berkerudung, tingkatkan untuk bisa mengenakan kerudung plus jilbabnya (semacam baju kurung yang longgar, lebar dan tebal). Yakin deh, niat-niat duniawi itu umurnya tidak bertahan lama. Betapa banyak muslimah yang berjilbab karena sekadar ingin agar segera bisa bersuami, setelah nikah menanggalkan kerudung bahkan jilbabnya. Na’udzubillah.

Atau mungkin berjilbab karena supaya mudah dapat pekerjaan karena akhir-akhir ini banyak perusahaan yang lebih menyukai perempuan berpakaian sopan. Bila ini tujuannya, yakin deh ketika di rumah, perempuan seperti ini pasti dengan mudah umbar aurat karena tidak di lingkungan kerja lagi.

Namun bila yang menjadi tujuan adalah ridha Allah semata, apa pun halangan dan rintangan yang menghadang karena keputusannya dalam berjilbab, hal itu tak akan menggoyahkannya. Sebaliknya, ia akan semakin tegar dalam mempertahankan identitasnya sebagai muslimah berjilbab.

…berjilbab itu ternyata keren karena menunjukkan karakter positif seorang perempuan yang punya prinsip. Jangan pernah diombang-ambingkan tren mode berbusana jahiliyah berkedok modern…

Jadi sobat muda muslimah, berjilbab itu ternyata keren karena menunjukkan karakter positif seorang perempuan yang punya prinsip. Kamu tak akan pernah diombang-ambingkan oleh tren mode berbusana jahiliyah berkedok modern. Karena trend berjilbab adalah mode busana everlasting yang tak akan lekang oleh zaman. Oleh karena itu, tak ada pilihan lain bagi seorang perempuan yang sudah mengazzamkan diri atau bertekad kuat menjadi seorang muslimah kecuali berbusana sesuai dengan yang ditentukan oleh Islam. So, ayo berjilbab mulai sekarang! Sip deh ^_^

kemarin, hari ini, dan esok

ini adalah salah satu puisi favorit saya, sejak pertama kali membacanya..kira-kira setahun yang lalu.
sederhana tapi mengena, terutama buat saya 🙂
enjoy 😀

Kemarin, Hari Ini, dan Esok

hari ini adalah hari esok yang kucemaskan kemarin..
dan hari ini cerah sekali,
sehingga aku bertanya-tanya mengapa aku mencemaskan hari ini kemarin.
maka hari ini aku tidak akan mencemaskan hari esok..
lagipula, mungkin tidak akan ada hari esok,,
maka hari ini aku akan hidup seolah hari esok tak ada..
dan aku akan melupakan hari kemarin,,,

hari ini adalah hari esok yang kurencanakan kemarin,
dan hampir semua rencanaku untuk hari ini tidak berjalan seperti yang kukira kemarin..
maka hari ini aku akan melupakan hari esok dan aku akan merencanakan hari ini..
tetapi tidak terlalu habis-habisan
hari ini aku akan berhenti untuk menghidu sekuntum mawar
aku akan mengatakan kepada orang yang kucintai betapa aku mencintainya..
akau akan berhenti merencanakan hari esok dan berencana untuk menjadikan hari ini hari terbaik dalam hidupku..

hari ini adalah hari esok yang kutakutkan kemarin..
dan hari ini ternyata tidak ada yang harus kutakutkan..
maka hari ini akan kuenyahkan rasa takut akan hal-hal yang tak kuketahui..
aku akan merangkul hal-hal yang tak kuketahui itu sebagai pengalaman belajar..
hari ini, tidak seperti kemarin, aku tidak akan menakutkan hari esok

hari ini adalah hari esok yang kuimpikan kemarin,,
dan sebagian dari mimpi yang kumimpikan kemarin jadi kenyataan hari ini..
maka hari ini aku akan terus memimpikan esok
dan mungkin ada lebih banyak lagi mimpi yang kuimpikan hari ini yang akan jadi kenyataan besok.

hari ini adalah hari esok yang tujuannya kutetapkan kemarin,,
dan aku mencapai sebagian tujuan itu hari ini..
maka hari ini aku akan menetapkan tujuan yang sedikit lebih tinggi untuk hari ini dan esok,
dan jika esok ternyata seperti hari ini..
aku pasti akan bisa mencapai semua tujuanku suatu saat nanti!!

–dikutip dari buku Satu Tiket ke Surga, oleh Zabrina a.bakar–

child’s prayer :D

A child’s prayer
lyric by zain bihkha

“wanna tell you about another great nasheed.
again, by zain bhikha..
the lyrics is really motivated,
when we feel tired, feel bored, or just wondered about our future.
this song can help!!”

e n j o y

I sometimes lie awake at night
And wonder at the stars so bright
I dream about my future too
And the things that I will do

Soon the world will count on me
I’m the future, they agree
People depend on me somehow
Though small and timid, I am now

So you and I my dearest friend
Must stand together till the end
For we are one by Allah’s grace
No matter what our creed or race

We must prepare ourselves today
While we journey on life’s way
So much there is to learn and see
For true believers we must be
O Allah we love you so
Give us health and make us grow
Be with us each passing day
While we journey on life’s way

———————————————————————————-

oh, Allah we love you so 🙂

gimana cara pake tema blog gratisan di wordpress??

saya sudah bosan dengan theme-theme di blog ini.
udah berusaha gonta-ganti, tapi tetep aja belom ngerasa dapet yang pas.

kemaren sempat download tema blog gratis gitu. pokoknya saya googling tema-tema yang cantik dan menarik..hehe..udah dapet yang bagus..

eh saya kurang paham gimana ngeganti ini tema wordpress…gak bisa ya kl ganti tema yang bukan dari wordpress??
sepertinya cuma bisa gonta-ganti dengan tema yang udah tersedia di wordpress ya?? 😦

yah.
gak seru huhu.

ada yang tau gak caranya gimana??
mohon bantuannya ya!!
makasih.. 😀